BERITA

ALLAH MENYAPA DAN MEMBERKATI UMAT-NYA MELALUI ALAT KOMUNIKASI

Indonesia – English

Minggu, 13 Juni 2010

Beberapa hari yang lalu, tepatnya hari Selasa tanggal 8 Juni 2010, telah diresmikan pembukaan komunitas para Suster Bhakti Luhur, di Kampung Domba Merauke. Di komunitas itu, dilayani dan dirawat anak-anak yang berkebutuhan khusus (cacat fisik, bisu, tuli, bahkan yang cacat ganda). Jumlah mereka yang berkebutuhan khusus itu 18 orang. Yang paling kecil berumur 2 tahun. Para pengasuh, baik suster maupun awam, tidur sekamar dengan anak-anak yang dipercayakan kepada mereka. Satu orang pengasuh, tidur bersama 3 – 4 anak asuhan mereka.
Ada 5 orang anak bisu tuli yang mereka asuh. Kepada mereka diajarkan bahasa isyarat, olah / gerak mulut, dan beberapa petunjuk lainnya agar mereka bisa makin lancar untuk berkomunikasi dengan orang lain. Setelah berlatih beberapa waktu, mereka dapat membawakan sebuah lagu dengan gerak / bahasa isyarat itu. Sungguh mengagumkan hasilnya. Ini bukti bahwa komunikasi itu amat penting, dan amat membantu perkembangan pribadi dan kemampuan serta kehidupan manusia.
Gerak tangan, bentuk / tanda atau simbol atau sarana apa pun sebenarnya “netral dan tidak punya arti penting dalam dirinya sendiri”. Misalnya, ketika seseorang berada di hutan seorang diri, lambaian tangan atau kepalan tangan yang dibuatnya, tidak mengakibatkan adanya sesuatu dari orang lain. Namun ketika gerak / tanda / simbol itu digunakan, dihubungkan dengan orang lain dan disepakati maksudnya, barulah semuanya itu punya arti.
Media / alat komunikasi yang paling sederhana atau pun yang paling canggih saat ini dapat digunakan untuk menyampaikan pesan biasa, berita, undangan nikah, perintah dan lain sebagainya. Bobot dari isi pesan atau berita itu amat tergantung dari pribadi yang memberikan pesan itu. Semakin dikenal dan dikagumi dia, dan telah terbukti kemuliaan / kesalehan / keunggulan / pengorbanan dan kehidupan pribadi tersebut, semakin besar pula bobot pesan itu.
Injil adalah Sabda Allah yang ditulis dalam bahasa manusia dengan terang iman dan bimbingan Roh Kudus. Bobot isi dan pemberi pesan tidak diragukan lagi. Allah sendiri adalah Pemberi pesan dan Penjamin isi dan kebenaran sabda-Nya. Menggunakan media komunikasi untuk mewartakan Injil adalah suatu cara dan gerakan untuk makin mendekatkan Pribadi dan Sabda Allah kepada sesama manusia agar makin mudah dipahami, diikuti dan disebarluaskan kepada banyak orang. Pelbagai alat komunikasi itu dapat menjadi jembatan penghubung antar manusia, sarana membagi rahmat dan pengalaman akan kasih kepada sesama. Melalui alat komunikasi, sebenarnya Allah sendiri hendak menyapa, menghibur, memberkati dan menyelamatkan umat-Nya.

diambil dari:
http://kamerauke.blogspot.com/2010/06/allah-menyapa-dan-memberkati-umat-nya.html

GOD COMMUNICATES AND BLESSES HIS CONGREGATION THROUGH COMMUNICATION EQUIPMENT

Some days ago, on Tuesday, 8th of June, 2010, the community of Bhakti Luhur Sisters, in Kampong “Domba Merauke” was inaugurated. In this community, children with a special needed attention (physically disabled, mute, deaf, even the ones suffering of double handicap) would be served and taken care of. The number of the children with a special needed attention was 18 persons. The smallest was 2 years old. All the keepers, either Sisters or ordinary persons, would sleep in one room with the children entrusted to them. One keeper would sleep together with 3 – 4 of children entrusted to them.

There were 5 mute and deaf children. They were taught the signal language, mouth movement, and some other signals in order that they could communicate better with other people. After training several times, they were able to render a song with that signal language. How amazing was the result. This proves that communication is very important, and will help developing personality, ability and the people’s life. The hand movement, a form/signal or any symbol or any means whatsoever actually is “neutral and does not have any meaning in itself”.   For example, when somebody is in the middle of a forest by himself, a waiving or a clenching of our hand will not cause any response from other persons. However, when this movement/signal/symbol is used in connection with other person and they have agreed with their meaning, all of them will then have meaning.

The simplest or most modern Media/communication equipment could be used to pass simple message, news, wedding invitation, order etc. The weight of the content of this message will depend on the personality of the person providing this message. The more famous and admired that person is, and his dignity/goodness/sacrifice has been proven, the more weight his message will bring.

The New Testament is the Voice of God which is written in human language with the guidance from Holy Spirit. The weight of the message and the messenger should not be questioned anymore. God himself is the messenger and the guarantor of the content and the truth of His saying. To use the communication media to spread the New Testament is a way to make closer God himself and His Sayings to human beings that they could be easily understood, followed and distributed to many people. All the communication equipment could be the bridge between human beings, a means to share the blessings and the experience with love to our brothers. Through communication media, actually God himself would like to communicate, comfort, bless and save His-followers.

Punya Account Facebook?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *