BERITA

CHRISTMAS PARTY JUTAP-JTETI & PANTI ASUHAN BHAKTI LUHUR

05.26  Extalia Design
PERAYAAN NATAL JUTAP-JTETI UGM BERSAMA PANTI ASUHAN BHAKTI LUHUR
Jumat, 18 Januari 2012, Jurusan Teknik Arsitektur dan Perencanaan bersama Jurusan Teknik Elektro dan Teknologi Informasi Universitas Gadjah Mada mengadakan sebuah pesta Natal sederhana bersama saudara-saudara di Panti Asuhan Bhakti Luhur Yogyakarta. Berpegang pada firman Allah: 1 Yohanes 4:7-8, Allah adalah kasih. 4:7 “Saudara-saudaraku yang kekasih, marilah kita saling mengasihi, sebab kasih itu berasal dari Allah; dan setiap orang yang mengasihi, lahir dari Allah dan mengenal Allah. 4:8 Barang siapa tidak mengasihi, ia tidak mengenal Allah, sebab Allah adalah kasih” -maka, SIMPANLAH KASIH NATAL SEPANJANG TAHUN- acara diselenggarakan untuk berbagi damai dan kasih Natal untuk saudara-saudara di panti.
Tujuan diadakan acara tersebut selain untuk berbagi kasih adalah untuk mengingatkan kembali akan jati diri dan tujuan hidup mahasiswa-mahasiswa yang terlibat bahwa mereka harus senantiasa bersyukur pada Allah, bahwa mereka harus terus bekerja, belajar, dan berbagi kasih semua untuk memuliakan Allah sehingga pada akhirnya mereka mampu menjadi pribadi yang lebih pemenang dalam segala aspek hidupnya.
EXCOOLDESIGN: Mengapa memilih Panti Asuhan Bhakti Luhur?
PANITIA: Panti Asuhan Bhakti Luhur cabang Yogyakarta ini merawat kurang lebih 30 saudara-saudara yang memiliki kebutuhan khusus terutama hampir sebagian mengalami gangguan jiwa, dari yang masih bayi hingga yang sudah tua. Mereka dirawat oleh Suster Maria Alma dan Suster Fatima yang selalu sabar dan dengan penuh kasih sayang serta tanpa mengeluh terus memberikan perhatian pada saudara-saudara di sana. Suster Fatima juga secara rutin berkeliling di Yogyakarta di rumah-rumah yang memiliki anak yang berkebutuhan khusus untuk memberikan perawatan rutin terutama secara rohani. Beliau memberikan kasih dan pelatihan kepada orang tua yang memiliki anak berkebutuhan khusus. Sungguh tidak mudah melakukan itu semua, tapi kami telah melihat sendiri kondisi saudara-saudara di sana dan kami percaya bahwa Roh Kudus memang telah hadir di panti itu, di dalam diri Suster Maria, Suster Fatima, dan para pengasuh di sana untuk selalu merawat dan memberikan kasih yang tanpa pamrih.
Acara dimulai pada 17.20 WIB di sebuah aula kecil di panti. Semua saudara-saudara di panti telah berkumpul di sana. Doa pembuka oleh Suster Maria Alma, dilanjutkan perkenalan dan sambutan dari Suster Alma. Suster Maria memperkenalkan saudara-saudara di Panti Asuhan, serta pengasuh-pengasuhnya. Suster Maria juga menceritakan sedikit mengenai Panti Asuhan Bhakti Luhur ini. Acara dilanjutkan dengan sebuah penampilan dari JUTAP Vocal Group yang beranggotakan Jonathan sebagai keyboardist, Fina, Vian, Endru, Dita, Adska, Tarida sebagai vocalis. Mereka membawakan lagu-lagu Natal dengan indah dan menyenangkan, seluruh penonton bertepuk tangan gembira.
Anak-anak di sana rupanya juga tertarik untuk menyanyi, mereka menyanyikan lagu Bintang Kecil. Selain itu, ada penampilan-penampilan lain dari kakak-kakak JUTAP dan JTETI membawakan lagu-lagu rohani sampai lagu hits barat. Renungan singkat dipimpin oleh perwakilan dari JTETI, Alme. Saatnya makan malampun tiba. Sebelum makan, kami berdoa bersama dipimpin oleh Mbak Eta (Arsitektur 2010). Selanjutnya di sela-sela makan, ada beberapa perwakilan penampil spontan dari JUTAP dan JTETI dengan main vocal Mbak Sri.
Waktu makan hampir selesai, tiba-tiba semua dikagetkan dengan kemunculan sesosok orang bersar berbaju merah tidak lain adalah SANTA CLAUS! Dia muncul membawa keranjang penuh permen dan biskuit. Dia membagi-bagikannya pada teman-teman di sana sambil tertawa, “HO HO HO!!!”
Setelah makan, acarapun sampai di klimaksnya. Ada penampilan lagi dari JUTAP Vocal Group yang tentu saja sangat menawan. Selanjutnya panitia memberikan sedikit bingkisan pada pihak Panti Asuhan yang diwakili oleh Suster Maria berupa bumbu masak dan sembako, dari pihak panitia diwakili oleh ketua panitia Natal dari JTETI, Gandhi. Selanjutnya, panitia juga menyampaikan sumbangan berupa uang tunai dari hasil penjualan dan usaha, serta titipan donatur (Bapak Jacobus B.W, Bapak E. Pradipto, Bapak Gregorius G.A.H, Dosen-dosen JTETI, dan seorang mahasiswa), dari pihak panitia diwakilkan oleh ketua panitia Natal dari JUTAP. Kami memang belum dapat memberikan dalam jumlah yang besar (terutama untuk membantu operasi Mario –salah satu anak asuh yang harus melakukan operasi pada kakinya- yang ketiga kalinya), tapi kami berharap paling tidak bantuan tersebut dapat meringankan dan membantu saudara-saudara di sana. Akhirnya acara ditutup dengan doa penutup dan diakhiri dengan bernyanyi bersama.
EXCOOLDESIGN: Kesulitan apa yang dihadapi selama mempersiapkan acara ini?
PANITIA: Tidak mudah untuk mempersiapkan acara ini ditengah-tengah perkuliahan dengan tugas-tugas yang sangat banyak, jadwal yang padat, serta ujian-ujian. Tapi, ini semua juga demi Allah, untuk berbagi berkat dan kasih, maka terus diperjuangkan.
Tidak mudah untuk mempertemukan jadwal JUTAP dan JTETI untuk rapat koordinasi, jadi tugas dibagi sebaik mungkin. Yang paling sulit adalah mencari dana dan donatur. JTETI berjualan hampir setiap minggu pagi di gereja kotabaru, lalu berjualan di area kampus. Arsitektur dan Perencanaan berjualan minuman, sticker, di area kampus. Kami juga memasang poster, memasukkan proposal dan mencari donatur yang berkenan untuk menyumbangkan dana untuk Panti Asuhan Bhaktu Luhur. Awalnya kami merasa sungguh tidak mudah, tapi Puji Tuhan, semua berjalan baik, dan kami berhasil mengumpulkan dana yang paling tidak dapat membantu Panti Asuhan dan mensupport acara ini.
EXCOOLDESIGN: Apa yang panitia rasakan dan dapatkan dalam menyelenggarakan acara ini?
PANITIA: Acara ini  sebenarnya jauh dari sempurna. Tapi panitia berusaha sebaik mungkin. Banyak sekali halangan yang muncul selama persiapan dan ditengah acara, tapi kami tidak boleh menyerah begitu saja. Melihat perjuangan suster-suster dan para pengasuh di sana, yang kami lakukan ini sungguh sangat kecil sekali. Kami ingin berbagi kasih pada mereka, itu saja.
Melihat kondisi saudara-saudara di sana, kami baru sadar bahwa ternyata banyak anak-anak, orang tua yang karena keterbatasan yang dimilikinya lalu ditinggalkan begitu saja oleh keluarganya, atau intinya mereka tidak seberuntung kita (Jadi ingat film ‘Slumdog Millionaire’ hahaha). Jadi maksudnya, kami mulai sadar juga bahwa kesehatan, tubuh yang sempurna (tidak cacat), dan berkat yang selama ini diberikan Allah ini juga seharusnya kita gunakan untuk membantu yang lain. Bukan menjadi pemuda yang hanya tahu berfoya-foya menghabiskan uang untuk kesenangan pribadi dan sesaat, tapi bagaimana sulitnya mencari uang, merawat, dan dengan kesabaran yang luar biasa terus memberikan perhatian kepada mereka yang membutuhkan. Mereka di sana adalah teman-teman yang benar-benar butuh dibantu, di saat itulah kita sebagai anak Allah juga harus membantu saudara kita. Dari adanya acara ini, terus terang kami panitia mendapat manfaat yang besar.
O ya, kami panitia juga ingin mengucapkan terima kasih banyak pada para undangan karena telah berkenan hadir dan mangikuti acara kemarin. Berkah Dalem.
Berikut beberapa gambar dari Panti Asuhan Bhakti Luhur dan Acara Pesta Natal:
sumber lengkap:

Punya Account Facebook?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *