BERITA

Ricky Subrata, Berbagi Titipan Tuhan

Oleh Mardiana Makmun | Rabu, 7 Desember 2011 | 15:33

Ricky Subrata, CEO BBDO Indonesia/PT Komunika Cergas Ilhami. Foto: Investor Daily/MARDIANA MAKMUN

Apapun yang dimiliki seseorang adalah titipan Tuhan. Ricky Subrata sangat percaya itu. Bos perusahaan periklanan itu tak segan membagikan ilmu kepada karyawannya. Ricky juga peduli kepada anak-anak cacat, dan aktif di Yayasan Bhakti Luhur di tengah hobinya menikmati film dan bermain golf.

“Saya percaya, di dunia, apapun yang kita miliki adalah titipan Tuhan untuk diberikan kepada yang membutuhkan. Apakah itu hati, talenta, maupun kenikmatan lainnya,” kata Ricky Subrata kepada Investor Daily di Jakarta, baru-baru ini.

Karena filosofi itulah, Ricky sudah sekitar 10 tahun ini aktif membantu, baik materi maupun perhatian kepada anak-anak cacat melalui Yayasan Bakti Luhur yang cabangnya tersebar di seluruh Indonesia. Mengapa anak-anak cacat?

“Jarang yang mau membantu anak-anak cacat dari keluarga miskin. Mereka juga dicemooh, bahkan sebagian orang tuanya malah menyembunyikan anaknya karena malu,” ungkap Ricky, kelahiran Jakarta, 18 September 1959.

Kegiatan sosial itu juga ditularkan kepada teman-teman dan karyawannya. Menurutnya, hal ini penting untuk menciptakan kebahagiaan sejati. “Rasanya sangat membahagiakan karena bisa memberi dibandingkan menerima,” kata penggemar film-film Hollywood. Ricky termasuk yang menggilai film Hollywood . Hampir setiap minggu ia memuaskan hobinya menonton film di bioskop diterima istrinya. Saat film Hollywood berhenti masuk ke Indonesia karena masalah izin importir film, Ricky berusaha tak ketinggalan film-film terbaru.

“Waktu itu, kalau saya ada rapat dengan klien di Singapura, saya sempatkan sekalian nonton di bioskop di sana. Lucunya, hampir seluruh penonton ternyata orang Indonesia,” tutur lulusan universitas di Sydney itu.

Hobi lain yang disukainya adalah bermain golf bersama kliennya. “Golf buat saya olahraga sambil sekalian meeting dengan klien,” kata bos perusahaan periklanan dan public relation itu.

Jatuh Cinta pada Iklan

Karier Ricky di dunia periklanan dimulai ketika ia menjadi research executive di AC Nielsen pada 1984. Saat itu, ia ditugasi meriset pemasaran dan periklanan (advertising). “Dari riset, akhirnya saya jatuh cita dengan dunia advertising,” ungkap dia.

……….

Sumber dari:

http://www.investor.co.id/profil/ricky-subrata-berbagi-titipan-tuhan/25827

Punya Account Facebook?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *