BERITA

U.S. Consulate General celebrates thanksgiving through culture, education and service

U.S. Consulate General celebrates thanksgiving through culture, education and service

Untuk memperingati hari Thanksgiving, pada tanggaal 24 November 2011, Konsulat Jenderal AS di Surabaya menggelar beberapa acara. Diantaranya adalah acara bersama para jurnalis, pengajar, penerima beasiswa dan guru, anak-anak yang kurang beruntung, dan para sukarelawan Peace Corps. Konsul Jenderal menakankan pentingnya berbagi dan bersyukur di hari Thanksgiving ini. “Thanksgiving adalah saat bagi kita untuk merenungkan kembali tentang semua karunia yang kita nikmati, waktu bersama keluarga dan berbagi kepada orang-orang yang membutuhkan,” Ungkap Konsul Jenderal Kristen F.Bauer.

Thanksgiving adalah hari libur tahunan yang bermakna mengucap syukur atas semua yang kita dapatkan dalam hidup ini. Thanksgiving pertama dirayakan di musim gugur tahun 1621 antara para penjelajah yang mencari kebebasan beragama dari Inggris dengan penduduk asli Amerika yang tinggal di New England. Kini, seluruh keluarga berkumpul untuk menikmati libur akhir pekan Thanksgiving. Mereka terkadang bahkan harus terbang melintas Negara untuk menikmati kebersamaan bersama keluarga. Thanksgiving juga merupakan saat berbagi dengan orang lain dan banyak keluarga yang secara sukarela membantu orang-orang yang membutuhkan dengan menyumbangkan makanan.

Di hari Thanksgiving, Konsul Jenderal Bauer menjadi tuan rumah bagi para pengajar local bahasa Inggris, Asisten Pengajar Bahasa Inggris, mitra pendidikan dan penerima beasiswa. Kesempatan ini tidak hanya sekedar merayakan Thanksgiving atau belajar kebudayaan Amerika, tapi juga menjadi sarana bagi para pengajar untuk berbagi ide tentang metode belajar bahasa Inggris dan pengalaman di dalam kelas.

Pada hari Sabtu, 26 November 2011, saat akhir pekan perayaan Thanksgiving, 40 orang sukarelawan Peace Corps yang bekerja di Jawa Timur mengunjungi Yayasan Bhakti Luhur dan Nurul Hayat. Di Bhakti Luhur, mereka bermain dan melakukan aktivitas dengan sekitar 90 anak yang ada di sana. Di rumah yatim piatu Nurul Hayat, mereka bergabung dengan 30 orang anak disana untuk melukis mural. Aktivitas ditutup dengan makan malam Thanksgiving di rumah Konsulat Jenderal AS dengan dihadiri sejumlah anak-anak kurang beruntung lainnya.

Peace Corps adalah organisasi yang terdiri dari sukarelawan Amerika yang datang ke Indonesia atas kerjasama kedua Negara untuk mengajar bahasa Inggris di seluruh area Jawa. Mereka adalah sukarelawan yang tinggal di Indonesia untuk mengajar, sebagai bagian dari pertukaran kebudayaan antara Amerika dan Indonesia. Sejak kembali ke Indonesia tahun 2010, Peace Corps kini memiliki 43 sukarelawan untuk mengajar di sekolah dan madrasah di seputar wilayah Jawa Timur. Pare relawan mengajar kelas 10 dan 11 dengan mitra mengajar mereka, memfasilitasi murid-murid dan klub mereka, dan berkontribusi dalam perkumpulan guru dan pelatihan. Sepanjang masa pengabdian mereka selama dua tahun di Indonesia, para relawan, yaitu pemuda dan pemudi Amerika Serikat tinggal bersama keluarga angkat mereka, agar mempermudah integrasi mereka dengan masyarakat dan mencapai tujuan yang lebih besar dalam dialog dan pemahaman antar-budaya.

Sumber dari:

http://surabaya.usconsulate.gov/20111129-id.html

Punya Account Facebook?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *